Alkitab vs Qur'an,  Komparasi

Memelihara Firman Allah

Di negara-negara Arab istilah “ memelihara firman Allah” berarti menghafalkannya. Ada banyak muslim yang menghafal Al-Qur’an mereka baik secara menyeluruh maupun sebagian. Seringkali ada yang bertanya kepada kami mengapa kami tidak bisa mengasihi Tuhan kami karena kami tidak menjaga firmanNya.

Menghafalkan wahyu bagi mereka merupakan tanda kasih seseorang kepada Allah.

Berapa banyak orang Kristen yang bisa menghafalkan satu kitab Injil atau Kotbah Di Bukit ?

Beberapa orang memang bisa berusaha menghafalkan Mazmur pasal 23 atau 103. Ucapan Bahagia Tuhan Yesus atau 1 Korintus 13.

Mazmur 23

Mazmur Daud. TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku. Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang; Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya. Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku. Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku; Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah. Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam rumah TUHAN sepanjang masa. 

Mazmur 103:1-22

Dari Daud. Pujilah TUHAN, hai jiwaku! Pujilah nama-Nya yang kudus, hai segenap batinku! 

Pujilah TUHAN, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya! 

Dia yang mengampuni segala kesalahanmu, yang menyembuhkan segala penyakitmu, 

Dia yang menebus hidupmu dari lobang kubur, yang memahkotai engkau dengan kasih setia dan rahmat, 

Dia yang memuaskan hasratmu dengan kebaikan, sehingga masa mudamu menjadi baru seperti pada burung rajawali. 

TUHAN menjalankan keadilan dan hukum bagi segala orang yang diperas. 

Ia telah memperkenalkan jalan-jalan-Nya kepada Musa, perbuatan-perbuatan-kepada orang Israel. 

TUHAN adalah penyayang dan pengasih, panjang sabar dan berlimpah kasih setia. 

Tidak selalu Ia menuntut, dan tidak untuk selama-lamanya Ia mendendam. 

Tidak dilakukan-Nya kepada kita setimpal dengan dosa kita, dan tidak dibalas-Nya kepada kita setimpal dengan kesalahan kita, tetapi setinggi langit di atas bumi, demikian besarnya kasih setia-Nya atas orang-orang yang takut akan Dia; sejauh timur dari barat, demikian dijauhkan-Nya dari pada kita pelanggaran kita. 

Seperti bapa sayang kepada anak-anaknya, demikian TUHAN sayang kepada orang-orang yang takut akan Dia

Sebab Dia sendiri tahu apa kita, Dia ingat, bahwa kita ini debu

Adapun manusia, hari-harinya seperti rumput, seperti bunga di padang demikianlah ia berbunga; apabila angin melintasinya, maka tidak ada lagi ia, dan tempatnya tidak mengenalnya lagi. 

Tetapi kasih setia TUHAN dari selama-lamanya sampai selama-lamanya atas orang-orang yang takut akan Dia, dan keadilan-Nya bagi anak cucu, bagi orang-orang yang berpegang pada perjanjian-Nya dan yang ingat untuk melakukan titah-Nya

TUHAN sudah menegakkan takhta-Nya di sorga dan kerajaan-Nya berkuasa atas segala sesuatu. 

Pujilah TUHAN, hai malaikat-malaikat-Nya, hai pahlawan-pahlawan perkasa yang melaksanakan firman-Nya dengan mendengarkan suara firman-Nya. 

Pujilah TUHAN, hai segala tentara-Nya, hai pejabat-pejabat-Nya yang melakukan kehendak-Nya. 

Pujilah TUHAN, hai segala buatan-Nya, di segala tempat kekuasaan-Nya! Pujilah TUHAN, hai jiwaku !

1 Korintus 13

Sekalipun aku dapat berkata-kata dengan semua bahasa manusia dan bahasa malaikat, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama dengan gong yang berkumandang dan canang yang gemerincing. 

Sekalipun aku mempunyai karunia untuk bernubuat dan aku mengetahui segala rahasia dan memiliki seluruh pengetahuan; dan sekalipun aku memiliki iman yang sempurna untuk memindahkan gunung, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama sekali tidak berguna. 

Dan sekalipun aku membagi-bagikan segala sesuatu yang ada padaku, bahkan menyerahkan tubuhku untuk dibakar, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, sedikitpun tidak ada faedahnya bagiku. 

Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain. Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran. Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu. 

Kasih tidak berkesudahan; nubuat akan berakhir; bahasa roh akan berhenti; pengetahuan akan lenyap. Sebab pengetahuan kita tidak lengkap dan nubuat kita tidak sempurna. 

Tetapi jika yang sempurna tiba, maka yang tidak sempurna itu akan lenyap. 

Ketika aku kanak-kanak, aku berkata-kata seperti kanak-kanak, aku merasa seperti kanak-kanak, aku berpikir seperti kanak-kanak. Sekarang sesudah aku menjadi dewasa, aku meninggalkan sifat kanak-kanak itu. 

Karena sekarang kita melihat dalam cermin suatu gambaran yang samar-samar, tetapi nanti kita akan melihat muka dengan muka. Sekarang aku hanya mengenal dengan tidak sempurna, tetapi nanti aku akan mengenal dengan sempurna, seperti aku sendiri dikenal. 

Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan yang paling besar di antaranya ialah kasih. 

Orang Kristen banyak “berpikir” tetapi hanya sedikit tahu ayat-ayat Alkitab di luar kepala. Orang-orang muslim sering kali banyak “tahu ayat-ayat Al-Qur’an diluar kepala”tetapi “ tidak pernah berusaha berpikir tentang hal itu”.

Dalam budaya kita yang seringkali terlalu rasionalistis kita seharusnya bertobat dan bukan hanya mendengar Firman Tuhan tetapi juga harus memeliharanya ( Lukas 11: 28 ). Siapa yang mengisi alam bawah sadarnya dengan ayat-ayat kunci dari  Alkitab, akan mendapat kekuatan yang besar untuk jiwanya.

Tetapi memelihara saja belumlah cukup. Yesus dengan jelas mengatakan, “ Jikalau kamu mengasihi Aku kamu akan menuruti segala perintahKu.” ( Yohanes 14:15).

Yang manakah perintah Yesus Kristus ?

Kita dituntun untuk berpikir tentang anugerah, pembenaran dan pengampunan, berkat dan tentang pribadi Yesus sendiri. Hanya sedikit orang yang mempelajari hukum-Nya.

Siapa saja yang membaca keempat Injil dengan seksama akan bisa menemukan sekitar 500 perintah yang langsung dan tidak langsung dari Kristus.

Beberapa diantaranya sudah sangat dikenal oleh orang-orang Kristen.

“ Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.” ( Matius 5:44-47)

“Ampunilah seperti Tuhan sudah mengampuni kamu.” ( Matius 6:12,14-15)

“Jangan kamu menghakimi, supaya kamu tidak dihakimi.” ( Matius 7:1-5)

Pertobatan kepada Kristus sangat penting bagi semua manusia. Namun perubahan dalam cara hidup kita juga merupakan suatu keharusan apabila kita ingin mengikut Kristus. Tanpa pengudusan tidak ada yang akan bisa melihat Tuhan ( Matius 5: 8; 1 Tesalonika 4:5; 1 Yohanes 3:1-3 )

Siapa yang berani mengajar orang lain untuk mengikuti perintah Yesus tetapi dia sendiri tidak melakukannya ?

Panggilan Yesus untuk mengajar dan melakukan firman-Nya didalam kehidupan kita sehari-hari adalah panggilan kepada para guru, pengkotbah dan para utusan-Nya adalah agar mereka terlebih dahulu bertobat.

Tuhan tidak ingin mendengar kata-kata yang kosong dari kita, tetapi Dia ingin melihat apakah kita melakukan apa yang kita ajarkan. Kalau tidak demikian, kita membuat pengajaran kita menjadi tidak bermakna.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *