Alkitab vs Qur'an,  Keselamatan dalam Kristen vs Islam,  Komparasi,  Yesus Kristus

Penolakan Islam terhadap kematian Kristus bagi Penebusan – Seri 1

Siapa pun yang menceritakan tentang Yesus kepada seorang Muslim, serta keselamatan yang Ia telah selesaikan, dapat mencapai sebuah titik dalam percakapannya dimana Muslim tidak lagi mau menjawab, melainkan tersenyum dengan diam-diam. Tanyakan alasan mengapa ia tersenyum, dan ia mungkin akan menjawab sebagai berikut:

Kamu orang Kristen mengikuti sebuah khayalan belaka, kamu sudah disesatkan!

Sura Al-Fatiha 1:7

(yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya; bukan (jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.

Putra Maryam tidak dibunuh dan juga tidak disalibkan (Sura Al-Nisa 4:157) tetapi sebaliknya Allah telah mengangkatNya kepada diriNya (Allah) sendiri (Sura Al-Imran 3:55; Al-Nisa 4:158). Penyaliban sesungguhnya tidak terjadi.

Sura Al-Nisa 4:157

Dan Kami hukum juga mereka karena ucapan mereka, “Sesungguhnya kami telah membunuh Al-Masih, Isa putra Maryam,” yang mereka ejek dengan menamainya Rasul Allah padahal mereka tidak beriman kepadanya. Mereka mengatakan telah membunuhnya, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak pula menyalibnya, tetapi diserupakan bagi mereka orang yang dibunuh itu dengan Nabi Isa. Sesungguhnya mereka yang berselisih pendapat tentangnya, yakni tentang Nabi Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang hal, yakni pembunuhan, itu. Mereka tidak mempunyai sedikit pun pengetahuan menyangkut hal itu, yakni tentang pembunuhan Nabi Isa, dan apa yang mereka katakan kecuali mengikuti persangkaan belaka, dan mereka tidak membunuhnya dengan yakin.

Sura Al-Imran 3:55

(Ingatlah), ketika Allah berfirman, “Wahai Isa! Aku mengambilmu dan mengangkatmu kepada-Ku, serta menyucikanmu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikutimu di atas orang-orang yang kafir hingga hari Kiamat. Kemudian kepada-Ku engkau kembali, lalu Aku beri keputusan tentang apa yang kamu perselisihkan.”

Al-Nisa 4:158

Tetapi Allah telah mengangkat Isa ke hadirat-Nya. Allah Mahaperkasa, Mahabijaksana.

Muslim lainnya mengklaim bahwa Allah adalah adil.

Maka Ia menyelamatkan Kristus yang tidak bersalah dari penganiayaan diatas salib. Sebaliknya Ia membiarkan Yudas, si Pengkhianat untuk disalibkan (Sura Al-Nisa 4:157) bahkan hingga hari ini orang-orang Muslim masih menyakini bahwa pendapat inilah yang benar.

Siapapun yang memperdalam pengetahuannya mengenai alasan-alasan terhadap penolakan atas penyaliban Kristus di dalam Qur’an akan menemukan sepertiga argumen yang keluar dari kantung penipuan sesungguhnya berasal dari Bapa Pendusta:

Tak seorangpun manusia berdasarkan Qur’an dapat dianggap sebagai orang yang mengangkat dosa-dosa orang lain dihadapan penghakiman Allah (Sura Al-An’am 6:154 ; Al-Isra 17:15 ; Fatir 35:18 ; Az-Zumar 39:3 ; An-Najm 53:38)

Sura Al-An’am 6:154

Kemudian Kami telah memberikan kepada Musa Kitab (Taurat) untuk menyempurnakan (nikmat Kami) kepada orang yang berbuat kebaikan, untuk menjelaskan segala sesuatu, dan sebagai petunjuk dan rahmat, agar mereka beriman akan adanya pertemuan dengan Tuhannya.

Al-Isra 17:15

Maka apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) yang pertama dari kedua (kejahatan) itu, Kami datangkan kepadamu hamba-hamba Kami yang perkasa, lalu mereka merajalela di kampung-kampung. Dan itulah ketetapan yang pasti terlaksana.

Fatir 35:18

Dan orang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain. Dan jika seseorang yang dibebani berat dosanya memanggil (orang lain) untuk memikul bebannya itu tidak akan dipikulkan sedikit pun, meskipun (yang dipanggilnya itu) kaum kerabatnya. Sesungguhnya yang dapat engkau beri peringatan hanya orang-orang yang takut kepada (azab) Tuhannya (sekalipun) mereka tidak melihat-Nya dan mereka yang melaksanakan shalat. Dan barangsiapa menyucikan dirinya, sesungguhnya dia menyucikan diri untuk kebaikan dirinya sendiri. Dan kepada Allah-lah tempat kembali.

Az-Zumar 39:3

Ingatlah! Hanya milik Allah agama yang murni (dari syirik). Dan orang-orang yang mengambil pelindung selain Dia (berkata), “Kami tidak menyembah mereka melainkan (berharap) agar mereka mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat-dekatnya.” Sungguh, Allah akan memberi putusan di antara mereka tentang apa yang mereka perselisihkan. Sungguh, Allah tidak memberi petunjuk kepada pendusta dan orang yang sangat ingkar.

An-Najm 53:38

(yaitu) bahwa seseorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain,

Sebab setiap orang harus memohonkan pengampunan atas dosa-dosanya sendiri kepada Yang Maha Kudus. Berdasarkan Islam, semua korban sebagai pengganti adalah hal yang mustahil.

Argumen keempat melawan kemungkinan penyaliban Kristus, berdasarkan Qur’an adalah :

Allah tidak membutuhkan mediator, tidak membutuhkan korban darah/nyawa, domba dan penggantian untuk pengampunan dosa.

Ia adalah Tuhan yang Maha Kuasa, Ia mengampuni siapapun yang Ia inginkan dan menyesatkan siapapun yang Ia inginkan (Sura Al-Anam 6:39 ; Al-Ra’d 13:27 ; Ibrahim 14:4 ; Al-Nahl 16:93 ; Fatir 35:8 ; Al-Muddathir 74:31)

Jika Allah menggodain seseorang, tak ada seorangpun yang bisa menolongnya

Sura Al-Nisa 4:88

Maka mengapa kamu (terpecah) menjadi dua golongan dalam (menghadapi) orang-orang munafik, padahal Allah telah mengembalikan mereka (kepada kekafiran), disebabkan usaha mereka sendiri? Apakah kamu bermaksud memberi petunjuk kepada orang yang telah dibiarkan sesat oleh Allah? Barangsiapa dibiarkan sesat oleh Allah, kamu tidak akan mendapatkan jalan (untuk memberi petunjuk) baginya.

Al-A’raf 7:178,186

Barangsiapa diberi petunjuk oleh Allah, maka dialah yang mendapat petunjuk; dan barangsiapa disesatkan Allah, maka merekalah orang-orang yang rugi.

Barangsiapa dibiarkan sesat oleh Allah, maka tidak ada yang mampu memberi petunjuk. Allah membiarkannya terombang-ambing dalam kesesatan.

Ar-Ra’d 13:33

Maka apakah Tuhan yang menjaga setiap jiwa terhadap apa yang diperbuatnya (sama dengan yang lain)? Mereka menjadikan sekutu-sekutu bagi Allah. Katakanlah, “Sebutkanlah sifat-sifat mereka itu.” Atau apakah kamu hendak memberitahukan kepada Allah apa yang tidak diketahui-Nya di bumi, atau (mengatakan tentang hal itu) sekedar perkataan pada lahirnya saja. Sebenarnya bagi orang kafir, tipu daya mereka itu dijadikan terasa indah, dan mereka dihalangi dari jalan (yang benar). Dan barangsiapa disesatkan Allah, maka tidak ada seorang pun yang memberi petunjuk baginya.

Al-Isra 17:97

Dan barang siapa diberi petunjuk oleh Allah, dialah yang mendapat petunjuk, dan barang siapa Dia sesatkan, maka engkau tidak akan mendapatkan penolong-penolong bagi mereka selain Dia. Dan Kami akan mengumpulkan mereka pada hari Kiamat dengan wajah tersungkur, dalam keadaan buta, bisu, dan tuli. Tempat kediaman mereka adalah neraka Jahanam. Setiap kali nyala api Jahanam itu akan padam, Kami tambah lagi nyalanya bagi mereka.

Al-Kahf 18:7

Sesungguhnya Kami telah menjadikan apa yang ada di bumi sebagai perhiasan baginya, untuk Kami menguji mereka, siapakah di antaranya yang terbaik perbuatannya.

Az- Zumar 39:23,36

Allah telah menurunkan perkataan yang paling baik (yaitu) Al-Qur’an yang serupa (ayat-ayatnya) lagi berulang-ulang, gemetar karenanya kulit orang-orang yang takut kepada Tuhannya, kemudian menjadi tenang kulit dan hati mereka ketika mengingat Allah. Itulah petunjuk Allah, dengan Kitab itu Dia memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan barangsiapa dibiarkan sesat oleh Allah, maka tidak seorang pun yang dapat memberi petunjuk.

Bukankah Allah yang mencukupi hamba-Nya? Mereka menakut-nakutimu dengan (sesembahan) yang selain Dia. Barangsiapa dibiarkan sesat oleh Allah maka tidak seorang pun yang dapat memberi petunjuk kepadanya.

Ghafir 40:33

(yaitu) pada hari (ketika) kamu berpaling ke belakang (lari), tidak ada seorang pun yang mampu menyelamatkan kamu dari (azab) Allah. Dan barangsiapa dibiarkan sesat oleh Allah, niscaya tidak ada sesuatu pun yang mampu memberi petunjuk.”

Asy-Syura 42:44.46

Dan barangsiapa dibiarkan sesat oleh Allah, maka tidak ada baginya pelindung setelah itu. Kamu akan melihat orang-orang zhalim ketika mereka melihat azab berkata, “Adakah kiranya jalan untuk kembali (ke dunia)?”

Dan mereka tidak akan mempunyai pelindung yang dapat menolong mereka selain Allah. Barangsiapa dibiarkan sesat oleh Allah tidak akan ada jalan keluar baginya (untuk mendapat petunjuk).

Bersambung ke seri 2

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *