Alkitab vs Qur'an,  Isu-Isu Terkini,  Komparasi

PERDEBATAN SENGIT: Alhamdulillah, Dimenangkan Oleh Muslim Ilmuwan Lalat!

“Seperti yang kita ketahui bahwa sayap lalat itu memiliki dua fungsi yang berbeda sayap yang satu mengandung penyaki, sayap yang lainnya mengandung obat, jadi jika ada lalat masuk ke tempat minum kita maka kita disunnahkan untuk mencelupkan seluruh badannya supaya jika yang menempel sayap yang ada penyakitnya maka akan tersedia pula penawarnya”. (http://edukasi.kompasiana.com/2013/05/14/lalat–556139.html).

NOTE: Ilmuwan Muslim menulis artikel ini,
dan admin hanya memberikan tanda Tanya (???)

Di antara hadîts yang masih menjadi kontroversi di kalangan kaum muslimin adalah hadîts yang shahîh tentang lalat. Yaitu :

حَدَّثَنَا خَالِدُ بْنُ مَخْلَدٍ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ بِلَالٍ قَالَ حَدَّثَنِي عُتْبَةُ بْنُ مُسْلِمٍ قَالَ أَخْبَرَنِي عُبَيْدُ بْنُ حُنَيْنٍ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ يَقُولُ: قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا وَقَعَ الذُّبَابُ فِي شَرَابِ أَحَدِكُمْ فَلْيَغْمِسْهُ ثُمَّ لِيَنْزِعْهُ فَإِنَّ فِي إِحْدَى جَنَاحَيْهِ دَاءً وَالْأُخْرَى شِفَاءً

Abū Hurairoh Radhiyallâhu ’anhu berkata : Rasūlullâh Shallâllâhu ’alaihi wa Sallam bersabda : ”Apabila seekor lalat jatuh ke dalam gelas salah seorang dari kalian, maka celupkanlah lalat itu lalu angkatlah (buanglah) karena pada salah satu sayapnya terdapat penyakit dan pada sayap satunya terdapat obat.”.”

[Shahîh al-Bukhârî, bâb Idzâ Waqo’a adz-Dzubâb fî Syarôbi Ahadikum, XI:99, hadîts no. 3073]

Dalam hadits tersebut terkandung majaz (kiasan) untuk memerangi penyakit dengan obat. Meskipun ilmu pengetahuan menyatakan bahwa pada sisi kanan lalat terdapat obat (???), sedangkan sisi kirinya terdapat penyakit, tetapi para pensyarah hadits tersebut mensyaratkan untuk tidak memakan makanan selama masih panas (???). Dengan demikian, jika tidak ada syarat, maka hadits tersebut bersifat umum.

Mengingat banyaknya penolakan dari orang-orang bodoh (???) yang tidak mengerti hakikat dari hadits tersebut, akhirnya beberapa ilmuwan muslim – yang memiliki cita-cita luhur (???) dan semangat keagamaan yang tinggi – melakukan berbagai percobaan yang akhirnya membuahkan kesimpulan (???) bahwa perbuatan menenggelamkan lalat tersebut dapat membunuh virus-virus (???). Artinya, dalam lalat tersebut sebenarnya terkandung penyakit sekaligus penawarnya (???).

PERTANYAAN KITA: SIAPA NABI BODO YANG MEMBOHONGI YANG LEBIH BODO?
MUSLIM MANA YANG SETIA DIBODOHI SEHINGGA MENJALANI SUNNAH NABI YANG ISTIMEWA INI?

Leave a Reply

Your email address will not be published.